Uwais Digital Agency

Pages



Uwais Inspirasi Indonesia menghadirkan KampusDigital.id . Apa sih Kampus digital itu ? untuk info selengkapnya tentang kampus digital, bisa di cek di postingan tentang kampus Digital . Kampus digital juga bisa di download di play store. Dengan kampus digital, anda dapat belajar apapun, dimanapun dengan biaya yang sangat terjangkau.

Selain itu, anda juga dapat mendapatkan penghasilan dengan membuka kelas di kampus digital. andapun dapat menghasilkan uang dengan menjualkan berbagai kelas dan produk yang ada di kampus digital dengan menjadi affiliate kampus digital.

Hallo Ponorogo dan sekitarnya, setelah sukses mengadakan  " Digital Business Class " Batch I, Uwais digital Agency kembali mengadakan 2 Days Workshop " Jualan Online "

Dalam Workshop ini, anda akan belajar tentang :
1. Riset produk
2. Cari Produk Laris
3. Cari Supplayer
4. Optimasi Sosial Media
5. Membangun dan Memanage team
6. Mindset Jualan Online
7. Mindset Iklan Digital
8. Google My Bisnis
9. Facebook Ads
10. Google Adsword
11. Instagram Ads
12. Membuat Website modal 160 Ribu
13. Copywriting
14. Dll

Jangan lewatkan kesempatan ini. Pendaftaran sebelum tanggal 15 Januari 2019 hanya cukup membayar 650 ribu rupiah dari harga normal 1,5 juta rupiah.

Selain itu, anda akan mendapat bonus :
1. Buku " Kitab Jualan Online " Seharga 175 ribu rupiah
2. Kaos
3. Sertifikat
4. Gratis mengulang apabila belum paham

Peserta kami batasi hanya 25 orang saja. Untuk pendaftaran silakan mengisi formulir di bawah ini





Pendaftaran " Digital Business Class "

Uwais Digital Agency mempersembahkan :
" Digital Business Class "

Kelas Website

Anda tidak perlu menghabiskan jutaan rupiah lagi untuk pembuatan website. Bahkan anda bisa membuka jasa pembuatan website sendiri.Di kelas ini anda akan belajar untuk membuat website dengan gratis maupun dengan berbayar. Anda juga akan belajar membeli domain dan hosting.
3 - 4 kali pertemuan, 
1 kelas maksimal 6 orang
Bebas mengulang sampai bisa

Kelas Jualan Online

Anda akan belajar jualan online di berbagai platform.Mulai dari mindset yang benar tentang jualan online, teknik jualan online, copywriting,dll
3-4 kali pertemuan, 
1 kelas maksimal 6 orang
Bebas mengulang sampai bisa

Kelas Iklan Digital

Anda akan belajar mindset beriklan, Facebook Ads, Instagram Ads, Google Ads, Copywriting,dll
3-4 kali pertemuan,
 1 kelas maksimal 6 orang
Bebas mengulang sampai bisa


Biaya per kelas adalah Rp 750.000,- Tetapi promo khusus bulan ini, biaya hanya Rp 500.000,- dan bisa dicicil 2 kali.

Segera manfaatkan kesempatan ini. Daftarkan diri anda dan team anda dengan mengisi form di bawah ini .


Dimuat di Koran Sindo, Selasa 27 April 2010
Masih banyak yang rancu pada pengertian brand vs brandingBrand adalah merek yang dimiliki oleh perusahaan, sedangkan branding adalah kumpulan kegiatan komunikasi yang dilakukan oleh perusahaan dalam rangka proses membangun dan membesarkan brand. Tanpa dilakukannya kegiatan komunikasi kepada konsumen yang disusun dan direncanakan dengan baik, maka sebuah merek tidak akan dikenal dan tidak mempunyai arti apa-apa bagi konsumen atau target konsumennya.
Dua puluh tahun yang lalu, mungkin perusahaan tidak harus melakukan proses pembinaan terhadap brand-nya. Di mana jumlah brand di pasar masih sedikit, berarti pilihan bagi konsumen juga hanya beberapa saja. Konsumen cenderung “menerima” benefit-benefit yang diajukan brand yang ada. Saat ini, pasar kita sudah penuh sesak dengan bermacam-macam brand, konsumen mempunyai banyak alternatif. Konsumen mulai memilih-milih dan kritis terhadap pilihan benefit yang disodorkan padanya.
Proses Branding : Sejak awareness hingga loyalty
Dalam proses komunikasi brand, ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian. Pertama, sudah pada tahap mana branding tersebut? Apakah brand sudah pada tahap dikenal (aware), tahap pemahaman tentang arti brand tersebut, tahap menyukai, atau tahap mencintai atau loyal.
Branding yang baik adalah memilih tipe aktivitas brand yang disesuaikan dengan situasi pencapaian nilai brand itu sendiri. Brand yang belum dikenal, harus fokus pada awareness buildingBrand yang sudah dikenal tetapi kurang pemahaman, berarti perlu kerja keras untuk menjelaskan apa yang bisa diberikan brand kepada konsumen.
Brand yang sudah dikenal dan dipahami, harus dicarikan kegiatan yang akan meningkatkan minat mencoba atau membeli. Kegiatan ini sering disebut dengan istilah Brand ActivationBrand yang sudah dikenal, dipahami, dan dibeli harus dipikirkan untuk membuat konsumen beli lagi, dan lagi, dan lagi. Ini adalah tahapan yang disebut dengan proses pembinaan loyalitas brand. Pada tahap ini, brand sudah bisa dikategorikan sebagai strong brand.  Proses branding haruslah kontekstual, disesuaikan dengan situasi brand dan tahapan pencapaiannya.
Studi Etnografi, seni mengenal konsumen dengan baik.
Branding tidak bisa lepas dari pemahaman tentang target audience dari brand tersebut.Juga mendapatkan umpan balik sejauh apa konsumen atau target audience sudah menjiwai pemahaman brand.
Pemahaman konsumen jangan dilakukan setengah-setengah. Ethnography pemasaran adalah sebuah pendekatan riset kontemporer yang membantu memperoleh consumer insights secara lebih nyata dan mendalam.
Banyak contoh lahirnya ide produk baru dan ide komunikasi iklan yang berhasil, karena kekuatan consumer insights yang insightful. Contohnya yaitu pengembangan produk dan komunikasi iklan iPod dan produk-produk Apple lainnya.
Seorang ethnographer melalui studi etnografi bertugas membantu perusahaan membaca dinamika yang terjadi di dalam kehidupan konsumen yang berhubungan dengan brand. Melihat dari dekat pengalaman mereka berinteraksi dengan produk.Menyelami dan memahami secara mendalam bagaimana peranan produk dalam habitat asli konsumennya.
Memeriksa Kesehatan Brand
Agar tidak terjadi pemborosan uang dalam branding,maka brand manager harus secara berkala mencari tahu tentang kesehatan brandBrand yang sehat berarti yang memberikan keuntungan bagi perusahaan. Berarti masih banyak konsumen yang mencarinya.
Brand yang sakit, harus segera dicari tahu penyebab penyakitnya dan dicarikan solusi untuknya. Semakin dini diketahui sebab penyakit, maka semakin sederhana penyelesaiannya. Banyak perusahaan yang membiarkan masalah brand secara berlarut-larut. Sehingga pada titik tertentu, sudah sangat mahal biaya untuk mengembalikannya pada kondisi menguntungkan perusahaan. Pengambil keputusan yang membuang brand dari perusahaannya, adalah yang sudah secara sadar melihat bahwa brandini dalam keadaan sekarat, yang justru akan menguras biaya perusahaan dibandingkan memberikan keuntungan.
Sama halnya dengan manusia, kesehatan brand harus dicek serutin mungkin. Dalam evaluasi rutin inilah, akan bisa dideteksi sejak awal, penyakit atau calon penyakit yang menghinggapi. Dengan solusi ringan, brand bisa sehat kembali dan kembali berjalan sesuai dengan cita-cita perusahaan.
Brand Audit adalah sebuah kegiatan penelitian untuk mengevaluasi brand. Penelitian ini bersifat internal, ke dalam perusahaan, dan juga eksternal, ke arah ke luar perusahaan. Secara holistic sebuah brand akan masuk ke dalam pengujian yang lengkap untuk mendapatkan “rapor” kesehatannya.
Dengan melihat ukuran atau parameter yang jelas, rapor brand dalam segala aspek branding bisa dipotret. Berbekal rapor inilah, seorang brand manager mengatur strategi branding-nya.
Tiga unsur terpenting branding adalah 3C’s yaitu Clarity (jelas), Consistency(tetap pada image-nya),dan Constancy (selalu ada di mana dibutuhkan). Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan perusahaan melakukan perubahan pada branding-nya. Pertama, akibat tekanan dari pesaing yang tidak mampu ditahannya. Kedua, tekanan dari perubahan perilaku konsumen, yang mungkin akibat dari berubahnya teknologi. Alasan lainnya yaitu masalah prioritas perusahaan yang telah berubah.
Perubahan branding yang dikenal dengan nama rebranding dan/atau repositioning adalah saran terakhir yang bisa diberikan untuk sebuah brand. Selama masih bisa dipertahankan dan diarahkan kembali ke jalur semula, perusahaan jangan terlalu terburu-buru untuk mengganti cita-cita brand.
Selamat menjalankan branding yang baik!

Manfaat Website Untuk Bisnis
Apakah Anda tahu, apa saja manfaat website bagi sebuah bisnis dan keberlangsungan usaha? Tentunya kita sepakat, banyak sekali ya benefitnya.
Bicara soal kondisi para pelaku usaha UKM dan pemula, kita patut bersyukur, saat ini makin banyak pengusaha yang sudah melek internet.
Bahkan sudah banyak pemilik usaha yang bisa membuat website sendiri dan memiliki tim untuk mengelola website bisnisnya.
Dahulu, masih banyak pemilik usaha kecil yang berpikir bahwa memiliki website bagi bisnisnya itu belum begitu penting.
Karena masih berpikir kalau membuat website itu mahal dan belum masuk ke dalam anggaran usahanya.
Ada juga yang beralasan karena usahanya tidak menggunakan komputer, maka website belum dibutuhkan.
Ehm, menurut saya, ini adalah kesalahpahaman.

Manfaat Website Bagi Bisnis Dan Kelangsungan Usaha

manfaat website bagi bisnisNah, berikut ini 8 alasan mengapa bisnis Anda memerlukan website, dan apa saja manfaat website untuk bisnis, tidak peduli apapun ukuran bisnis Anda.
Sebab, sekarang adalah eranya informasi, era keterbukaan dan kemudahan komunikasi.
Tetaplah menyimak…

1. Meningkatkan Kredibilitas Usaha Kecil

Hari ini, konsumen semakin banyak menggunakan internet untuk mencari produk atau layanan yang mereka butuhkan.
Usaha kecil Anda akan mendapatkan kredibilitas dengan memiliki website. Tanpa website, pelanggan potensial akan pergi ke pesaing Anda yang memiliki website.
Jika Anda sudah memiliki situs web tetapi masih apa adanya, ada baiknya Anda desain ulang dengan tampilan yang lebih profesional, sehingga akan memberikan tingkat kepercayaan yang lebih besar pada bisnis Anda.
Untuk bisnis rumahan, ini sangat menguntungkan karena Anda tidak harus memiliki toko offline (toko fisik) terlebih dahulu untuk mempromosikan produk atau jasa.

2. Menghemat Uang

Sebagai pemilik usaha kecil, Anda mungkin berpikir bahwa Anda belum mampu membuat sebuah website yang profesional.
Namun, coba bandingkan dengan biaya iklan di surat kabar, ketika Anda bisa melihat pasar potensial yang dapat Anda capai dengan website, itu adalah cara yang sangat efektif untuk mempromosikan bisnis Anda.
Meskipun biaya membangun website itu bervariasi, sebuah situs web untuk usaha kecil umumnya berbiaya di bawah Rp500.000 per bulan. Dan akan jauh lebih hemat lagi jika dikonversikan per tahunan.

3. Selalu Terhubung Dengan Pelanggan

Coba bayangkan website Anda sebagai brosur online atau katalog.
Adalah jauh lebih mudah dan cepat untuk memperbarui informasi tentang produk dan layanan di situs Anda daripada dalam bahan cetak, sehingga ini adalah cara yang efektif untuk menginfokan kepada pelanggan Anda tentang kedatangan produk baru, acara mendatang, promosi khusus, atau layanan baru yang sedang Anda tawarkan.
Tidak seperti iklan cetak yang cepat menjadi usang, situs web Anda dapat memberikan informasi yang senantiasa up-to-date.

4. Mudah Diakses

Sebuah website bisa diakses oleh Anda sendiri dan pelanggan potensial selama 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 365 hari dalam setahun.
Mereka bisa dengan nyaman melihat produk dan jasa Anda ketika toko atau kantor offline ditutup.
Dengan gaya hidup yang selalu sibuk di masa kini, ini adalah selling point yang besar ketika membuat keputusan pembelian.

5. Menjangkau Target Pasar Yang Lebih Luas

Baik menjual produk maupun jasa, website akan selalu menjadi tempat alternatif yang menarik untuk mempromosikannya.
Sebagai penjual eceran suatu produk, sebuah situs web eCommerce atau toko online, adalah tempat yang bagus untuk mempromosikan produk Anda ke pasar yang lebih luas, karena produk Anda bisa diakses dan dilihat secara global.
Eits, tapi tunggu dulu, jangan buru-buru berpikir kalau Anda tidak dapat menjual produk atau layanan secara online. Bahkan mobil dan rumah pun bisa dijual secara online lho!

6. Sarana Katalog Produk Dan Jasa (Portofolio)

Tidak peduli apa pun jenis usaha yang Anda jalani, sebuah situs web adalah tempat yang bagus untuk memperlihatkan karya Anda.
Dengan memasukkan portofolio atau galeri foto produk, serta testimonial tentang pekerjaan Anda, Anda dapat menunjukkan apa yang membuat bisnis Anda unik.

7. Menghemat Waktu

Tahukah Anda, memberikan informasi kepada pelanggan pasti membutuhkan waktu, baik itu lewat telepon, bertatap muka, melalui brosur, ataupun dalam email.
Dengan katalog online, Anda dapat memberikan banyak informasi tentang produk dan jasa Anda.
Setelah website Anda jadi, maka website bisa diakses oleh para pelanggan Anda tanpa batas, dan sangat menghemat waktu Anda.
Ya, dan waktu adalah uang!

8. Meningkatkan Pelayanan Pada Pelanggan

Semisal, mungkin Anda menjual produk ramah lingkungan dan ingin berbagi tips tentang cara mendaur ulang.
Atau semisal lagi, mungkin Anda seorang akuntan dan ingin memberikan nasihat kepada klien Anda tentang cara untuk menyederhanakan praktik pembukuan mereka.
Nah, dengan menambahkan halaman tanya jawab, menulis artikel dan blog, atau memberikan info newsletter untuk menjawab semua pertanyaan pelanggan Anda, hal tersebut dapat membuat para pelanggan selalu up-to-date.
Nah, kira-kira, apakah ada cara lain yang lebih baik untuk memberikan layanan plus-plus seperti ini dibandingkan dengan berbagi informasi pada website Anda? Hmm, Anda pasti sudah tahu jawabannya.
Demikianlah, beberapa manfaat memiliki website untuk bisnis. Silahkan bagikan kepada rekan, saudara Anda, atau siapa saja yang membutuhkan, supaya tercerahkan akan manfaat website.
Semoga bermanfaat.
TUJUAN DAN MANFAAT MEMBUAT LOGO BAGI PERUSAHAAN

Logo adalah lambang dari sebuah perusahaan atau produk dan logo juga merupakan simbol yang memberi penjelasan tentang citra dari perusahaan dan produk atau yang lebih dikenal dengan sebutan branding atau corporate identity. Dengan memiliki logo perusahaan menempatkan dirinya secara berbeda dalam masyarakat dan konsumen.
Logo memiliki tiga tujuan utama, antara lain:
  1. Bentuk atau Marking.
    Bentuk yang dapat dilakukan penggambaran, seorang designer logo melakukan penggambaran marking ini dengan teori analog. Bentuk marking dari logo ini biasanya diambol dari sebuah obyek yang terkait dengan perusahaan atau produk yang nantinya akan dibuatkan desain logonya.
  2. Menarik Mata atau Eye Catching.
    Desain logo harus memiliki nilai tambah dan harus lebih dari cuma sekedar menarik untuk dilihat. Logo perusahaan secara alami harus mampu bersaing dengan banyak gambar logo yang terpampang dioutlet, mini market, supermarket, toko, toko buku, toko online, kartu nama, brosur-brosur, leaflet, poster dan sebagainya.
  3. Trend.
    Perkembangan desain logo akan sangat dipengaruhi oleh trend dan perkembangan jaman. Seperti trend dalam dunia seni, teknologi atau bisnis perusahaan maka trend dalam logo ini seringkali mewakili sisi dinamis dari bentuk atau lambang yang diambil oleh perusahaan. Pada saat awal booming internet dan banyak bermunculannya perusahaan dot com maka trend dari desain logo perusahaan juga beralih kedalam bentuk digital yang banyak mengambil bentuk garis, lingkaran dan titik sehingga trend dari dunia informatika yang sangat berkembang pesat pada waktu itu mengambil konsep bentuk matriks dengan segala sesuatu yang berbasis komputer dan server.
Logo harus mampu secara mencolok menarik lebih banyak konsumen dibandingkan dengan bentuk unsur desain logo kompetitor. Mendesain logo yang memiliki nilai dan menarik sangatlah susah.Ada beberapa yang harus dipikirkan dalam membuat desain logo perusahaan seperti: target market dan karakter dari pasar yang disasar, media (seperti iklan surat kabar, iklan TV, baliho, iklan diradio dsb) yang akan dipakai untuk menyampaikan pesan marketing dan branding.
Keahlian dan pengetahuan sangatlah diperlukan untuk membuat desain logo yang memiliki bentuk unik dan mampu menarik perhatian pelanggan dari merek kompetitor perusahaan.Banyak sekali jenis dari lambang yang bisa dipakai dalam menafsirkan dan mempresepsikan sebuah lambang akan tetapi apabila diberi beberapa pilihan alternatif maka akan terdapat satu atau dua yang akan menarik perhatian konsumen lebih dari yang lain.
Variasi dari bentuk logo tersebut dapat diberikan variasi tambahan untuk mempercantik dan memperindah dimana kekuatan penyampaian pesan menjadi tidak sekuat obyek utama dari bentuk itu sendiri. Bentuk yang dipilih sebagai ornamen cantik bisa berupa bentuk bulat, persegi, kotak, segitiga, atau sekedar garis lengkung.
Trend menyebar mirip dengan virus tetapi tidak selamanya sama. Banyak hal yang berkaitan dengan penyebaran trend yang saling terkait dan biasanya kemunculan sebuah trend selalu berulang dimana konsep lama akan kembali muncul didaur ulang. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya trend, faktor penyebab trend ini biasanya bersifat eksternal seperti televisi, politik, lukisan, kosmetika, ilmu pengetahuan dll tetapi ada juga segelintir orang atau perusahaan yang mampu mempengaruhi jalan lintasan sebuah trend. Ini sangat terlihat dalam dunia pakaian dan furniture.
Desain logo pada tahun 1970-an banyak sekali mengambil simbol atau lambang yang mendekati aslinya seperti aliran lukisan realistis dalam dunia seni rupa. Pada tahun 1990-an trend desain logo mulai berubah kearah yang lebih simple dan sederhana serta minimalis dimana bentuk lambang simbol yang diambil mulai berbentuk abstrak. Pada tahun 2000-an trend desain logo mulai kembali pada bentuk yang kompleks dan rumit dalam bentuk warna-warna yang solid. Bentuk dan simbol logo pada era ini cendrung berbentuk nyata dan sangat kaya warna.
Karena dunia yang selalu berubah dan trend yang selalu berpindah maka kita perlu mencermati perkembangan dengan saksama dan bersikap proposional terutama dalam keputusan mengganti desain logo perusahaan anda.
Selama kita melihatnya sebagai hal yang positif maka kita akan memiliki nilai tambah wawasan dan ide yang lebih luas. Begitu juga sebaliknya, jika kita melihatnya sebagai penghambat maka kita tidak akan bisa menerima kekurangan desain kita secara lebih proposional tetapi dengan biaya design logo yang semakin murah tidak ada alasan lagi untuk membiarkan logo perusahaan anda ketinggalan zaman dan ditinggal konsumen dalam hal branding.